Kebijaksanaan

kaabaOrang bijak adalah dia yang mencintai dan menta’dzimkan Sang Pencipta.

Kebijakan manusia bersemayam dalam pengetahuan dan tindakannya, bukan pada warna kulit, ras, atau perbedaannya. Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Lyra

images_102Sang Malam hadir dalam geliat hidup yang penuh dengan kegelapan. Menaungi setiap kesedihan yang hadir pada dunia. Lyra lahir dan hidup dalam keberuntungan. Bukan…. lebih tepatnya beruntung karena telah dilahrkan. Keberadaan Lyra hanya seberkas kecil di langit malam dalam penuh ketidak sadaran. Lyra bagaikan mimpi di musim panas yang berlalu begitu saja…. bagai Sang Embun. Lyra adalah cahaya kecil yang menampung setiap air mata dunia. Hingga takkan jatuh. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PEMIKIRAN DAN PERMENUNGAN

shining_rose_1Kehidupan mengisi kita dan membawa diri kita dari satu tempat ke tempat lain. Nasib menggerakkan kita dari satu titik ke titik lain. Kita terdampar diantara dua hal itu, mendengr suara-suara menakutkan dan hanya melihat apa yang ada itu sebagai halangan dan rintangan dalam langkah kita. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Para Martir Hukum Manusia

rose_in_caseApakah engkau adalah seseorang yang lahir dalam buaian kepedihan dan tumbuh dalam pangkuan kemalangan serta berada didalam rumah ketertindasan? Apakah engkau makan sekeping kerak yang mengering dengan olesan linangan air mata? Apakah engkau minum air keruh yang tercampur didalamnya darah dan air mata? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

SIFAT KETUHANAN MANUSIA

roses_and_butterfly

Musim semi tiba, dan alam mulai bergumam dalam bisikan gemercik sungai ditemani bunga-bunga hingga jiwa manusia dibuat bahagia dan riang gembira.

Kemudian dengan tiba-tiba alam mengamuk, memporak-porandakan kota yang indah. Manusia pun mulai melupakan gelak tawanya, kemanisannya, dan segala kebaikannya. Dalam sekejap kekutan buta mengerikan telah melantakkan apa yang pernah dibangun dari generasi ke generasi. Maut mengerikan mencengkeram manusia dan binatang dalam cakar-cakar tajamnya sekaligus mengkoyak-koyak mereka. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar

Purnama Mendung

Aku bertahan untuk menelan semua hinaan dan celaan mereka. Namun rasanya semua itu terlalu memenuhi perut dan mulutku hingga membuatku ingin memuntahkan semuanya. Ya, semuanya. Aku tetap berjalan lurus melewati kerumunan mereka yang mengucilkanku.

“Tidak menutup kemungkinan bagi wanita berjilbab untuk menjadi seorang pelacur!” bisik mereka keras hingga membuatku mendengarnya.

“Ya, benar kata pepatah bahwa darah itu lebih kental daripada air”. Sebagai seorang mahasiswa, mereka terlalu picik dengan mengucapkannya seperti itu. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar