SISTEM PERADILAN PIDANA

Sebelum kita mendekati pengertian Sistem Peradilan Pidana, maka terlebuh dahulu kita membahas mengenai pengertian sistem itu sendiri. Dalam hal ini, sistem memiliki dua pengertian[1]. Pertama, sistem sebagai suatu jenis satuan, yang mempunyai tatanan tertentu. Tatanan dalam hal ini menunjukan kepada suatu struktur  yang tersusun dari bagian-bagian. Kedua, sistem sebagai suatu rencana, metoda atau prosedur untuk mengerjakan sesuatu. Pidana adalah suatu akibat/sanksi/hukuman yang diberikan kepada seorang terpidana karena telah melakukan suatu pelanggaran/kejahatan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Kumpulan Syair dan Puisi Jalaluddin Rumi

“Jangan tanya apa agamaku. aku bukan yahudi. bukan zoroaster. bukan pula islam. karena aku tahu, begitu suatu nama kusebut, kau akan memberikan arti yang lain daripada makna yang hidup di hatiku”

“Persahabatan suci, menjadikanmu seorang dari mereka. Sekalipun engkau batu atau pualam, kau akan menjadi permata bila kau menjadi tingkat manusia perasa”

“Dulu dia mengusirku, sebelum belas kasih pun urun ke hatinya dan memanggil. Cinta telah memandangku dengan ramah pula”

“Cinta bagai perantara yang menaruh kasihan, datang memberi perlindungan pada kedua jiwa yang sesat ini” Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

8 Pengertian Cinta Menurut Al-Qur’an

Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu
mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an
katsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya
(man ahabba syai’an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta
sejati ada tiga : (1) lebih suka berbicara dengan yang dicintai
dibanding dengan yang lain, (2) lebih suka berkumpul dengan yang
dicintai dibanding dengan yang lain, dan (3) lebih suka mengikuti
kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri. Bagi
orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka
berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka
bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti
perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Kemusyrikan

Syirik, adalah kata yang digunakan untuk kemusyrikan yang di dalam bahasa Arabnya bermakna “menyekutukan”. Dalam Al-Qur’an, melakukan kemusyrikan adalah menyekutukan sesuatu, seseorang, atau konsep dengan Allah dan menganggapnya sama dengan Allah.

Dalam penterjemahan Al-Qur’an, kemusyrikan dijelaskan sebagai menyekutukan Allah atau bertuhan selain kepada Allah. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | Meninggalkan komentar

Emosi Manusia di Dalam Al-Qur’an

 

Suatu hal niscaya dalam kehidupan manusia adalah fakta tentang sikap dan perilaku sehari-hari yang mencerminkan perasaan seperti rasa senang, sedih, marah, jengkel, muak, dan sebagainya. Tidak jarang dijumpai seseorang yang wajahnya berubah menjadi merah padam (dalam ungkapan al-Qur’ân, muswaddan), pucat pasih, atau berseri-seri (musfirah), karena ada peristiwa emosional yang dialaminya saat itu. Hanya saja, ungkapan yang sering digunakan oleh masyarakat sehari-hari untuk memaknai emosi sering kali terbatas pada sikap dan perilaku marah saja. Padahal, cakupan emosi itu amatlah luas, tidak hanya terbatas pada sikap dan perilaku marah. Orang yang takjub saja, sebagaimana yang dialami istri Nabi Ibrahim ketika di usia senjanya dikabari akan memperoleh anak (Q.S. Hûd [11]: 72), sekelompok wanita terhormat berdecak kagum menyaksikan ketampanan Nabi Yusuf (Q.S. Yûsuf [12]: 30-32). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan juga disebut perut, saluran alimentari atau jalur gastrointestinal. Sistem pencernaan terentang dari bagian bawah kepala menelusuri seluruh badan (torso).

Pada dasarnya, sistem ini melakukan lima tugas terpisah yang berurusan dengan pemprosesan dan penyebaran nutrisi. Pertama, ia mengatur asupan, atau pengambilan makanan. Kedua, ia mengirim makanan ke organ-organ untuk penyimpanan sementara. Ketiga, ia mengendalikan mekanisme pemecahan makanan dan pencernaan kimianya. Keempat, ia bertanggung jawab untuk penyerapan molekul nutrisi. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar